Analisis Ketimpangan Pendidikan di Jawa Barat Dengan Model Imbal Jasa Pendidikan

  • Nenny Hendajany Universitas Sangga Buana
  • Deden Rizal Universitas Sangga Buana
Kata Kunci: pendidikan, ketimpangan, model sheepskin effect, return to education, sumberdaya manusia

Abstrak

Sebagai provinsi terdekat dari ibukota negara Indonesia, Jawa Barat  perlu memiliki sumber daya manusia yang berkualitas. Apabila sumber daya manusia sudah berkualitas tentulah pendapatan masyarakat akan tinggi. Sementara ini, terdapat ketimpangan pendapatan di Jawa Barat yang memungkinkan adanya ketimpangan pendidikan sebagai peningkat kualitas sumber daya manusia. Tujuan pembuatan artikel ini untuk menganalisis ketimpangan dilihat dari model imbal jasa pendidikan (return to education). Model return to education yang akan digunakan adalah model sheepskin effect, dan data diperoleh dari SAKERNAS 2019. Hasil penelitian memperlihatkan adanya perbedaan nilai Return to education antara laki-laki dan perempuan. Selain itu, terdapat perbedaan nilai return antar kabupaten kota di Jawa Barat. Kondisi ini memperlihatkan masih adanya perbedaan kualitas pendidikan di Jawa Barat. Kualitas ini dipengaruhi oleh infrastruktur yang tidak merata, oleh karenanya pemerintah diharapkan mampu meningkatkan kualitas infrastruktur di kabupaten-kabupaten yang masih rendah tingkat pendidikannya.

Diterbitkan
2023-10-31
Cara Mengutip
Hendajany, N., & Rizal, D. (2023). Analisis Ketimpangan Pendidikan di Jawa Barat Dengan Model Imbal Jasa Pendidikan. Ekono Insentif, 17(2), 123-134. https://doi.org/https://doi.org/10.36787/jei.v17i2.1183
Bagian
Articles